Catatan Manasuka Online

Kamis, 28 Juni 2018

Ratu Tisha Destria - Nilai Luhur Dibalik Sepak Bola

Bagi Ratu Tisha Destria, sepak bola bukan olahraga biasa. Di mata perempuan pertama yang menjadi Sekjen PSSI ini, sepak bola punya nilai penting bagi Indonesia. 

Ratu Tisha Destria

Perempuan yang akrab dipanggil Mbak Tisha ini menjelaskan bahwa ada banyak value dalam sepak bola yang dapat mendukung pembentukan masyarakat tangguh sesuai program revolusi mental Presiden RI Joko Widodo.

“Menurut saya sepak bola penting sekali bagi masyarakat Indonesia. Satu, karena populernya olahraga ini di Indonesia sehingga lebih mudah bagi kita untuk mengajarkan nilai-nilai sepak bola yang sebenarnya kepada masyarakat. Banyak nilai sportivitas olahraga seperti menerima kekalahan, menghargai kemenangan, keadilan, dan hal-hal lainnya dan nilai luhur yang kita ingin ajarkan,” ujarnya.

Lulusan jurusan Matematika ITB tersebut memang sudah lama jatuh cinta dengan dunia bola. Bahkan sejak SMA dirinya telah menjadi bagian manajerial tim sepak bola SMAN 8 Jakarta. Konsisten di bidang ini, ia juga menjadi tim managerial di Persatuan Sepak Bola ITB hingga akhirnya bisa menjadi satu-satunya orang Indonesia yang mendapat beasiswa Program Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Master 2013.

Ratu Tisha Destria sangat mengapresiasi niat baik Pertamina dalam mensponsori gelaran kompetisi sepak bola PSSI untuk generasi muda yakni piala Soeratin.

“Saya terima kasih kepada Pertamina, terutama area yang di-support adalah area football development U-15 sampai U-17. Ini adalah area yang selama ini redup serta orang jarang melihat, padahal ini adalah potret grass root masyarakat yang sebetulnya yang kita akan menuai hasilnya 5-10 tahun mendatang,” tutur Tisha


Nilai Luhur Dibalik Sepak Bola 

Selasa, 05 Juni 2018

Sistem Kehidupan Berlaku Untuk Semua Orang

Sistem kehidupan manusia dapat dianalogikan seperti sebuah telepon genggam nirkabel yang canggih yaitu sebuah sistem komunikasi nirkabel yang ada di genggaman dan dapat menghubungkan pengguna di pelosok dunia mana pun dalam hal pertelekomunikasian. 

Piranti ini juga merupakan sebuah sistem yang terdiri dari banyak komponen yang dirakit menjadi sebuah sistem yang utuh. 

Ia tidak dapat berfungsi apabila tidak digabung dengan SIM-card dan mengisi baterai. Dengan menggabungkan dua komponen sistem tersebut menjadi satu kesatuan maka terjadilah fungsi baru yang sangat mencengangkan, bukan?

Dalam hal menghidupkan sistem dari sebuah telepon genggam juga terjadi sesuatu yang baku, kaku dan terpola. Artinya telepon genggam baru berfungsi jika kita mengikuti persyaratan dengan mengisi baterai dan SIM card.

Sistem Kehidupan Untuk Semua Orang

Yang menjadi pertanyaan, apakah Anda akan membangkang atau mengikuti persyaratan tersebut untuk dapat menghidupkan sistem?
Sistem tidak pernah memihak kepada status sosial mana pun. Dia hanya siap untuk digunakan oleh siapa pun juga. seo gaul
Dengan demikian, sistem kehidupan berlaku untuk semua orang. Siapapun orang itu, apakah seorang Profesor, Doktor atau seorang pembantu rumah tangga atau orang lain yang masuk dalam strata sosial tertentu, sama-sama punya hak untuk menghidupkan sistem selama dia sanggup membiayainya dan tahu caranya.



Sistem Kehidupan Berlaku Untuk Semua Orang - SEO Kecil

Copyright © SEO Gaul