Catatan manasuka online belajar ngeblog dan apa saja

22 Agustus 2018

Potret Komunitas Jendela

Tawa canda anak-anak itu begitu riang terdengar saat asyik berbaris dalam permainan ular tangga di Taman Manggarai Utara VI, Jakarta. Mereka setiap hari Sabtu dan Minggu melakukan berbagai kegiatan bersama para jendelist.

Komunitas Jendela Bermain

Komunitas Jendela

Jendelist adalah sebutan untuk relawan yang tergabung dalam Komunitas Jendela. Komunitas ini dikelola dan digerakkan oleh relawan yang berasal dari berbagai daerah, dengan fokus kegiatan pada segi pengembangan pendidikan anak terutama pada minat baca anak. 

Komunitas jendela membaca

Komunitas Jendela berfokus pada kegiatan pengembangan pendidikan anak terutama pada minat baca anak, upaya membangun minat literasi baca anak-anak melalui pendirian taman baca dan kegiatan belajar rutin dengan berbagai selingan permainan dan workshop. 

Komunitas jendela bersama

Sesuai tagline komunitas tersebut saat ini, “Prepare the readers to build their future”, jendelist berupaya membangun minat baca anak-anak melalui pendirian taman baca dan kegiatan belajar rutin dengan berbagai selingan permainan dan workshop.

komunitas jendela belajar


Salah satu jendelist adalah Prihatiningsih. Wanita kelahiran Magelang ini juga merupakan co-Founder Komunitas Jendela yang didirikan di Yogyakarta pada tahun 2011 dan kini telah beranak pinak hingga ke kota lainnya di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Malang, Lampung, Medan, Jember, Bangka, Maluk, Atambua, Bengkalis, dan Simalungun.

komunitas jendela jakarta

"Apa yang kami upayakan pasti akan membekas di dalam diri anak tersebut. Saya percaya bahwa dirinya nanti akan melakukan hal yang sama, dan akan terus berantai seperti itu"

Keyakinan itu pula yang tertanam pada Komunitas Jendela dalam menebarkan kebaikan. Dari hanya sedikit kepedulian kita terhadap anak-anak hingga saat ini kami sudah mempunyai 15 perpustakaan di Indonesia, dan akan terus tumbuh semakin besar.

perpustakaan komunitas jendela


Potret Komunitas Jendela Peduli Literasi

01 Agustus 2018

Maudy Ayunda Ketagihan Sekolah

Banyak artis yang rela meninggalkan pendidikan akademisnya demi mengejar popularitas sebagai selebritis karena iming-iming financial yang sangat menjanjikan. Namun tak sedikit pula artis yang rela meninggalkan kariernya sebagai artis demi mengejar impian akademisnya di universitas-universitas ternama di Indonesia dan di luar negeri.

Maudy Ayunda


Seperti yang dilakukan Maudy Ayunda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas paling bergengsi di dunia yaitu Oxford University di Inggris. Selama tiga tahun lamanya artis bertalenta ini menyelesaikan pendidikan jurusan P.P.E. (Politic, Philosophy, Economy).

“Aku tertarik ilmu tersebut karena politik, ekonomi dan filsafat adalah kombinasi ilmu yang saling melengkapi satu sama lain. Kita diajak untuk berpikir terbuka, logis dan rasional,” ucap Maudy.

Dirinya mengakui sedari kecil sangat menyukai lingkungan sekolah dan lingkungan belajar sehingga menumbuhkan motivasinya untuk terus menuntut ilmu. Selama menimba ilmu di negara The Black Country tersebut, Maudy merasakan kemandirian yang luar biasa

“Banyak improvement yang bisa aku lakukan, belajar banyak tentang diri aku sendiri dan tentang orang lain. Banyak hal berbeda yang saya rasakan di sana. Setiap minggu dituntut untuk membuat essai. Kita dipaksa untuk menulis, membaca dan menganalisa,” ungkapnya.

Ketagihan Sekolah 

Kini gadis kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan Program Pasca Sarjana jurusan Public Policy atau Master of Business Administration (MBA) ke Amerika. Menurutnya, kecintaannya terhadap pendidikan adalah salah satu sumbangsih dirinya sebagai bangsa Indonesia.

“Jika kita bisa sukses, kita bisa menjadi sosok inspiratif. Sebagai warga negara kita harus aktif dan kritis memperhatikan perkembangan Indonesia dan membantu memecahkan permasalahan,” kata Maudy Ayunda.


Maudy Ayunda Ketagihan Sekolah  - SEO GAUL

Copyright © Catatan SEO Kecil